ACCESSORIES

7 Ciri-ciri Ban Motor Perlu Diganti

7 Karakteristik ban motor harus diganti

Sudah tahu apa saja merk ban motor terbaik yang layak digunakan? Selanjutnya, Anda juga perlu mengetahui cara merawat ban sepeda motor yang benar. Salah satunya adalah rutin membersihkan dan mengecek tekanan ban. Juga, pastikan untuk mengganti ban yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk menghindari kecelakaan di jalan secara teratur.

Jadi bagaimana Anda tahu ban sepeda motor mana yang perlu diganti? Berikut ciri-cirinya.

1. Aliran ban motor ‘botak’
Ban yang botak atau botak sebaiknya segera diganti. Ban sepeda motor dalam kondisi ini sangat berbahaya bila dipaksakan melaju di jalan raya. Ban sepeda motor yang botak dapat menyebabkan sepeda motor terpeleset dan menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, pastikan untuk segera mengganti ban sepeda motor jika sudah botak atau botak.

2. Ban terasa kaku saat melewati jalan rusak
Ciri ban sepeda motor selanjutnya yang harus diganti adalah ban yang benar-benar terasa kaku saat melewati jalan rusak. Pada umumnya, saat ban sudah tidak layak pakai lagi, Anda akan merasakan sensasi kasar pada ban. Ini karena lekukan ban sudah menjadi lemah, bahkan botak.

3. Jarak tempuh mencapai 10.000 km
Setelah itu, ban sepeda motor juga harus diganti bila sudah mencapai 10.000 km. Perlu Anda ketahui bahwa jarak tempuh juga dapat mempengaruhi kondisi dan performa ban. Secara umum, jarak tempuh normal ban baru adalah 10.000 hingga 12.000 km. Jadi ketika saya telah menempuh lebih dari jarak itu, ban mulai menunjukkan tanda-tanda ketidakcocokan.

Namun, ban sepeda motor mungkin perlu diganti sebelum 10.000 km karena sering digunakan untuk bepergian di jalan yang buruk. Seperti jalan berpasir, berlubang, atau jalan bergelombang.

Baca juga  Pentingnya Heat Protection di Kabin Mobil, Berikut Trik Tutorial Dari V-Kool

4. Ban terasa bergetar saat menikung
Ciri lain yang menandakan bahwa ban sepeda motor harus diganti adalah ketika ban terasa goyang saat menikung. Saat melewati jalan yang berkelok-kelok, Anda akan merasa seperti ban bocor atau kehabisan udara. Meskipun tekanan ban benar-benar normal setelah diperiksa. Hal ini umumnya terjadi karena berkurangnya traksi ban.

Untuk menghindari situasi yang lebih serius, ban sepeda motor harus segera diganti dengan yang baru. Hindari memaksakan diri menggunakan ban yang tidak sepadan dengan repotnya karena bisa menyebabkan kecelakaan.

5. Tanda TWI Terlihat Redup
Anda perlu memperhatikan TWI atau Tread Wear Indicator pada ban sepeda motor. Ketika tanda TWI mulai memudar, itu berarti sudah waktunya untuk mengganti ban sepeda motor Anda. Tanda TWI adalah tanda yang menonjol pada tapak ban. Pada umumnya di sekitar rambu ini terdapat panduan berbentuk segitiga yang akan memudahkan Anda untuk menemukan rambu TWI. Jadi, pastikan selalu cek tag TWI ya!

6. Ada garis retak pada ban
Selain ban sepeda motor yang botak, ada kondisi lain yang mengharuskan Anda segera mengganti ban sepeda motor, yakni saat ban mengalami keretakan. Meski lekukan ban masih terlihat, jika ada retakan, tetap perlu dilakukan penggantian ban sepeda motor. Retak pada ban tersebut dapat menyebabkan ban bocor dan meledak, yang tentunya membahayakan keselamatan berkendara.

7. Ban telah melampaui masa pakainya
Ciri yang menandakan bahwa ban sepeda motor harus segera diganti adalah ketika ban tersebut telah melewati masa pakainya. Meskipun ban sepeda motor jarang yang lebih tahan lama secara umum, ban sepeda motor masih memiliki umur. Dalam penggunaan normal ban sepeda motor, umur ban adalah 6-10 tahun. Setelah jangka waktu tersebut, kualitas ban karet akan menurun. Oleh karena itu, Anda harus segera mengganti ban sepeda motor yang sudah melebihi usia minimal.

Baca juga  Workstand motor trail KLX CRF KTM/jackstand Motor Trail

Itulah 11 rekomendasi ban motor terbaik lengkap dengan tips memilihnya. Jangan lupa untuk melakukan perawatan rutin pada ban sepeda motor agar ban lebih awet saat digunakan. Anda juga perlu memeriksa kondisi ban secara berkala untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan saat berkendara. Selain itu, lengkapi mobil Anda dengan perlindungan asuransi untuk melindungi sepeda motor Anda dari berbagai risiko di kemudian hari.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button