Cara Praktis Memblokir STNK secara online

Sudutotomotif – Blokir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah sesuatu yang harus dilakukan pemilik setelah melakukan penjualan kepada pihak ketiga atau langsung.

Karena melalui langkah ini, pemilik kendaraan akan terhindar dari pajak progresif saat membeli mobil baru dan hal-hal lain yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Menariknya, penjualan kendaraan kini hanya bisa dilaporkan di kantor Sistem Satu Atap (Samsat) Manunggal, demikian disampaikan Humas Pendapatan Daerah (Bappenda) DKI Jakarta Herlina Ayu.

Cara Praktis Memblokir STNK secara online

Nanti bisa buka website Jakarta Tax Online, lalu daftar sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang akan disinkronisasikan langsung dengan data kendaraan,” kata Herlina.

Karena integrasi sistem dengan data pemilik kendaraan, data kepemilikan kendaraan akan muncul setelah registrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Selain menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pemilik kendaraan juga harus memasukkan nomor polisi kendaraan yang akan dilaporkan untuk dijual.

Langkah-langkah yang harus dilakukan saat memblokir STNK online adalah sebagai berikut:

  1. Buka website https://pajakonline.jakarta.go.id.
  2. Pilih menu PKB.
  3. Pilih jenis layanan Blokir kendaraan, lalu pilih nomor kendaraan yang akan diblokir.
  4. Unggah persyaratan seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), surat kuasa, bukti pembayaran, fotokopi STNK atau BPKB jika ada. Kemudian klik Kirim.

Setelah diblokir, statusnya juga akan terlihat di layar ponsel melalui email atau terlihat di kolom PKB. Selain itu juga dapat dilakukan pemeriksaan ulang melalui website dan langsung ke Kantor Wilayah Samsat.

Baca juga  Biaya dan Ketentuan SIM A pada Juli 2022 | Jangan biasakan memutar setir sampai mentok